Satuan baku adalah satuan yang
apabila digunakan oleh siapa pun akan menghasilkan hasil pengukuran yang sama.
Contoh: Mengukur meja yang panjangnya 1 meter menggunakan meteran. Siapa pun
yang mengukur akan memperoleh hasil pengukuran panjang 1 meter.
Satuan tidak baku adalah satuan
yang apabila digunakan oleh orang yang berbeda dapat menghasilkan hasil
pengukuran yang berbeda. Contoh: Mengukur panjang meja
menggunakan kilan (panjang /jarak antara ujung ibu jari dengan kelingking). Hasil
pengukuran orang dewasa akan lain dibandingkan dengan hasil pengukuran anak
kecil.
Soal Fisika SMP tentang Pengukuran besaran dengan satuan baku dan tidak baku
1) Mengapa dalam melakukan pengukuran harus dipergunakan satuan pengukuran yang baku?
2) Mengapa semua ilmuwan dan produsen barang-barang pabrik di seluruh dunia diharapkan menggunakan satuan pengukuran baku yang sama?
Soal Fisika SMP tentang Pengukuran besaran dengan satuan baku dan tidak baku
1) Mengapa dalam melakukan pengukuran harus dipergunakan satuan pengukuran yang baku?
2) Mengapa semua ilmuwan dan produsen barang-barang pabrik di seluruh dunia diharapkan menggunakan satuan pengukuran baku yang sama?
0 Response to "Pengukuran besaran dengan satuan baku dan tidak baku"
Posting Komentar
Terima kasih sudah membaca blog ini, silahkan tinggalkan komentar dengan sopan dan tidak mengandung unsur SARA atau pornografi serta tidak ada link aktif. Mohon maaf kalau komentarnya dibalas agak lambat. Kolom komentar ini kami moderasi, jadi kalau ada komentar yang tidak sesuai dengan ketentuan tidak akan dipublikasikan.