Pengukuran besaran dengan satuan baku dan tidak baku


Satuan baku adalah satuan yang apabila digunakan oleh siapa pun akan menghasilkan hasil pengukuran yang sama. Contoh: Mengukur meja yang panjangnya 1 meter menggunakan meteran. Siapa pun yang mengukur akan memperoleh hasil pengukuran panjang 1 meter.
Satuan tidak baku adalah satuan yang apabila digunakan oleh orang yang berbeda dapat menghasilkan hasil pengukuran yang berbeda. Contoh: Mengukur panjang meja menggunakan kilan (panjang /jarak antara ujung ibu jari dengan kelingking). Hasil pengukuran orang dewasa akan lain dibandingkan dengan hasil pengukuran anak kecil.

Soal Fisika SMP
tentang Pengukuran besaran dengan satuan baku dan tidak baku
1) Mengapa dalam melakukan pengukuran harus dipergunakan satuan pengukuran yang baku?

2) Mengapa semua ilmuwan dan produsen barang-barang pabrik di seluruh dunia diharapkan menggunakan satuan pengukuran baku yang sama?




Tolong share artikel ini ke: Facebook Twitter Google+
Anda baru saja membaca artikel dengan judul: "Pengukuran besaran dengan satuan baku dan tidak baku". Terima Kasih Atas Kunjungan Anda. Tolong kritik dan sarannya yang membangun agar blog ini menjadi lebih baik. Punya artikel tentang “Mafia”, artikel tentang Aplikasi “Mafia” dalam kehidupan sehari-hari, soal-soal “Mafia”, Tips dan Trik mengerjakan Soal-Soal “Mafia”, Puisi “Mafia”, Pantun “Mafia”, atau yang lainnnya tentang “Mafia”? Jika ingin karyamu kami terbitkan di blog ini silahkan kunjungi halaman berikut ini untuk “Mengirim Kreatifitas Anda
Posted by: Hidayanti 10:30 PM

No comments:

Post a Comment