website statistics Pengertian dan Jenis-Jenis Momen Inersia

Pengertian dan Jenis-Jenis Momen Inersia

Iklan
Iklan
Masih ingatkah Anda dengan pernyataan Hukum I Newton? Di mana Hukum I Newton menyatakan bahwa setiap benda memiliki kecendrungan untuk mempertahankan keadaannya. Dalam gerak tranlasi (linier), jika benda tersebut diam maka benda tersebut akan tetap diam dan apabila benda tersebut bergerak dengan kecepatan konstan maka benda tersebut akan tetap bergerak dengan kecepatan konstan, kecuali ada resultan gaya yang mempengaruhi benda tersebut. Kecendrungan suatu benda mempertahankan keadaannya disebut dengan istilah inersia atau kelembaman.
 Aplikasi Hukum I Newton pada atraksi mengangkat ban belakang sepeda motor
Keadaan itu berlaku untuk benda yang bergerak secara translasi (linier). Lalu bagaimana jika benda tersebut bergerak secara rotasi (berputar), apakah benda tersebut akan mempertahankan gerak rotasinya?

Hal yang sama juga akan berlaku pada gerak rotasi. Benda yang sedang bergerak rotasi akan memiliki kecendrungan untuk tetap mempertahankan gerak rotasinya. Kecendrungan benda untuk mempertahankan gerak rotasinya dinamakan dengan “momen inersia”. Momen inersia benda yang sedang berotasi dipengaruhi oleh massa dan pola distribusi massa terhadap sumbu putar.


Jadi,  momen inersia menyatakan bagaimana massa benda yang berotasi didistribusikan di sekitar sumbu rotasinya. Bagaimana jika benda tersebut berupa partikel? Bagaimana jika benda tersebut benda tegar? Apakah sama cara mencari jumlah momen inersianya untuk benda partikel dan benda tegar?

Nah berdasarkan sistem yang digunakan, momen inersia dapat dibedakan menjadi dua, yaitu momen inersia sistem diskrit (untuk partikel) dan momen inersia sistem kontinu (untuk benda tegar).
Iklan

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengertian dan Jenis-Jenis Momen Inersia"