Beranda · Matematika SMP · Matematika SMA · Fisika SMP · Fisika SMA · Kimia SMP · Kimia SMA ·

Rumus dan Satuan Energi listrik

Siapakah yang tidak tahu listrik? Listrik merupakan kebutuhan vital. Coba anda bayangkan apa yang terjadi jika listrik tersebut mengalami pemadaman selama satu hari. Berapa triliun rupiah pemerintah akan mengalami kerugian jika terjadi pemadaman listrik. Kenapa listrik begitu sangat penting bagi kehidupan kita?

Hal yang membuat listrik begitu penting dalam kehidupan kita karena energi listrik dapat berubah menjadi bentuk energi lain. Energi listrik meruapakan energi yang paling mudah dibentuk menjadi bentuk energi yang lain. Akan tetapi, untuk mengubah energi listrik menjadi energi lain diperlukan alat listrik.
Setrika merupakan contoh alat listrik yang mengubah energi listrik menjadi energi panas
Sumber gambar: Vegan Naturopath
Salah satu contoh alat listrik yang mengubah energi listrik menjadi bentuk energi yang lain. Setrika mampu mengubah energi listrik menjadi energi panas. Setrika merupakan alat listrik yang memiliki hambatan, jika digunakan memerlukan tegangan, arus listrik, dan waktu penggunaan. Hambatan, tegangan, kuat arus, dan waktu itulah yang memengaruhi besar energi listrik. Bagaimanakah merumuskan hubungan energi listrik dengan hambatan, tegangan, kuat arus, dan waktu?

Besar energi listrik dapat ditulis dalam bentuk persamaan berikut.
W = V × I × t
Dengan:
W= besar energi listrik (joule)
V = besar tegangan listrik (volt)
I = besar kuat arus listrik (ampere)
t = selang waktu (sekon)

Berdasarkan rumus di atas dapat dikatakan bahwa besar energi listrik bergantung oleh tegangan listrik, kuat arus listrik, dan waktu listrik mengalir. Energi listrik akan makin besar, jika tegangan dan kuat arus makin besar serta selang waktu makin lama.

Karena menurut Hukum Ohm V = IR, maka persamaan tersebut dapat diturunkan menjadi persamaan berikut.

 

Satuan energi listrik dalam SI adalah joule (J). Adapun, satuan energi listrik yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari adalah kWh (kilowatt hour atau kilowatt jam). Dalam hal ini
1 kWh = 1 kilo × 1 watt × 1 jam
1 kWh = 1.000 × 1 watt × 3.600 sekon
1 kWh = 3.600.000 watt sekon
1 kWh = 3,6 × 106 joule

Selain itu dalam kehidupan sehari-hari, energi listrik sering dimanfaatkan sebagai pemanas (misalnya setrika, solder, atau heater), energi bunyi (radio, tv, dan tape), energi cahaya (lampu pijar), energi gerak (kipas angin) dan energi lainnya.

0 Response to "Rumus dan Satuan Energi listrik"

Posting Komentar

Terima kasih sudah membaca blog ini, silahkan tinggalkan komentar dengan sopan dan tidak mengandung unsur SARA atau pornografi serta tidak ada link aktif. Mohon maaf kalau komentarnya dibalas agak lambat. Kolom komentar ini kami moderasi, jadi kalau ada komentar yang tidak sesuai dengan ketentuan tidak akan dipublikasikan.