Contoh Soal dan Pembahasan Tentang Tekanan Osmosis Larutan

Dalam kehidupan sehari-hari kita sering melihat penerapan konsep tekanan osmosis larutan. Salah satu contoh tentang tekanan osmosis larutan yakni peristiwa terserapnya air yang ada di dalam tanah oleh akar tanaman. untuk memantapkan pemahaman kamu tentang tekanan osmosis larutan, silahkan simak contoh soal di bawah ini. Tetapi sebelum itu, kamu harus paham terlebih dahulu materi atau teorinya. Silahkan baca: materi tekanan osmosis larutan.

Contoh Soal 1
Suatu larutan nonelektrolit pada suhu 25 °C memiliki tekanan osmotik sebesar 0,246 atm. Berapakah kemolaran larutan tersebut?

Penyelesaian:
π = MRT
0,246 atm = M x (0,082 L atm/mol K) × 298 K
0,246 = 24,436 L/mol x M
M = 0,246/24,436 mol/L
M = 0,01 M

Contoh Soal 2
Sebanyak 10 gram zat nonelektrolit dilarutkan dalam air hingga volume larutan 500 mL pada suhu 25 °C. Ternyata larutan yang terjadi isotonik dengan larutan glukosa 0,04 mol/liter. Hitunglah massa molekul relatif zat tersebut!

Penyelesaian:
Tekanan osmosis zat nonelektrolit sama dengan tekanan osmosis pada larutan glukosa maka:
π zat = π glukosa
(MRT) zat = (MRT) glukosa
M zat = M glukosa
M zat = 0,04 mol/L
mol/Volume = 0,04 mol/L
mol/0,5 L = 0,04 mol/L
mol zat = 0,02 mol
massa/Mr = 0,02 mol
10 gr/Mr = 0,02 mol
Mr = 10 gr/0,02 mol
Mr = 500 gr/mol

Contoh Soal 3
Bila tekanan osmotik darah manusia pada suhu 37 °C adalah 7,7 atm, berapa gram glukosa C6H12O6 yang diperlukan untuk membuat 500 mL larutan cairan infus yang isotonik dengan darah? (Ar C = 12, H = 1, O = 16)
Contoh Soal dan Pembahasan Tentang Tekanan Osmosis Larutan
Cairan infus
img: pixabay.com

Penyelesaian:
T = 37 °C = 310 K
Mr glukosa = 180 gr/mol
V = 500 mL = 0,5 L
π = 7,7 atm

π = MRT
7,7 atm = M x (0,082 L atm/mol K) × 310 K
7,7 = 25,42 L/mol x M
M = 7,7/25,42 mol/L
M = 0,3 M

M = mol/Volume
0,3 M = mol/0,5 L
Mol = 0,15 mol

Mol = massa/Mr
Massa = mol x Mr
Massa = 0,15 mol x 180 gr/mol
Massa = 27 gr

Contoh soal 4
Sebanyak 3 gram urea (Mr = 60) dilarutkan dalam air hingga volume larutan 500 mL. Hitunglah tekanan osmotik larutan pada suhu 27 °C!

Penyelesaian:
Mol urea = massa/Mr
Mol urea = 3/60
Mol urea = 0,05 mol

M = mol/Volume
M = 0,05/0,5
M = 0,1 M

π = MRT
π = 0,1 x 0,082 x 300
π = 2,46 atm

Contoh Soal 5
Suatu larutan dibuat dengan melarutkan 9 gram glukosa C6H12O6 dalam air hingga volume 500 mL. Larutan yang lain dibuat dengan melarutkan 6 gram urea CO(NH2)2 dalam air hingga volume 500 mL. Pada suhu yang sama apakah glukosa (I) isotonik, hipotonik, atau hipertonik dengan larutan urea (II)? (Ar C = 12, O = 16, N = 14, H = 1)

Penyelesaian:
Mr Glukosa = 180 gr/mol
Mr urea = 60 gr/mol

mol glukosa = massa/Mr = 9/180 = 0,05 mol
mol urea = massa/Mr = 6/60 = 0,1 mol

M glukosa =  0,05/0,5 = 0,1 M
M urea = 0,1/0,5 = 0,2 M

Karena kedua larutan memiliki suhu yang sama maka tekanan osmosis glukosa lebih rendah terhadap tekanan osmosis urea, sehingga glukosa hipotonik terhadap urea.

Contoh Soal 6
Sebanyak 100 mL larutan nonelektrolit memiliki tekanan osmotik 4,92 atm. Berapa mL air yang harus ditambahkan untuk memperoleh larutan dengan tekanan osmotik 1,23 atm?

Penyelesaian:
Dalam hal ini tetapan gas, mol, dan suhunya sama, sehinga:
π = (mol/V)RT
RT = π/(mol/V)
RT (mol/V) = π
RT mol = π V
π1 V1 = π2 V2
π1 V1 = π2 V2
4,92 x 100 mL = 1,23 x V2
V2 = 400 mL

Jadi, air yang harus ditambahkan adalah sebanyak 300 mL.

Contoh Soal 7
Tentukan tekanan osmosis 2 liter larutan urea 15% pada suhu 27°C

Penyelesaian:
Larutan urea 15% artinya dalam 100 gram larutan urea terdapat 15 gram urea dan 85 gram air. Sekarang cari masa mol urea dengan Mr = 60 yakni:
Mol = massa/Mr
Mol = 15/60
Mol = 0,25 mol

M = mol/volume
M = 0,25/2
M = 0,125 M

π = MRT
π = 0,125 x 0,082 x 300
π = 3,075 atm

Contoh Soal 8
Pada suhu 25 °C zat X bermassa 1,8 gram dilarutkan  ke dalam air hingga volumenya 100 mL. Larutan zat X tersebut isotonik dengan larutan glukosa 0,5 M. Tentukan massa molekul relatif zat X.

Penyelesaian:
Karena isotonik maka tetapan gas dan suhunya sama, maka:
π zat = π glukosa
(MRT) zat = (MRT) glukosa
M zat = M glukosa
M zat = 0,5 mol/L
mol/Volume = 0,5
mol/0,1 = 0,5 mol
mol zat = 0,05 mol

massa/Mr = 0,05 mol
1,8 gr/Mr = 0,05 mol
Mr = 1,8 gr/0,05 mol
Mr = 36 gr/mol


Nah itu contoh soal tentang tekanan osmosis larutan dan penyelesaiannya. Mohon maaf jika ada kata atau perhitungan yang salah dalam postingan ini. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Contoh Soal dan Pembahasan Tentang Tekanan Osmosis Larutan"

Post a Comment

Terima kasih sudah membaca blog ini, silahkan tinggalkan komentar dengan sopan dan tidak mengandung unsur SARA atau pornografi serta tidak ada link aktif. Mohon maaf kalau komentarnya dibalas agak lambat. Kolom komentar ini kami moderasi, jadi kalau ada komentar yang tidak sesuai dengan ketentuan tidak akan dipublikasikan.